Pentakosta

Pentakosta artinya hari ke-lima puluh sesudah Paskah. Dirayakan sebagai hari Keturunan Roh Kudus. Sejak abad ke III secara umum dirayakan oleh Gereja. Hari ini juga diperingati sebagai kelahiran Gereja, di mana melalui kuasa Roh Kudus Gereja dilengkapi untuk melaksanakan tugas pengutusannya kepada bangsa-bangsa. Hari Raya Pentakosta diperingati pada hari ke-50 sesudah Paskah, yaitu pada hari Minggu ke 7 sesudah Paskah.

Warna dasar : Merahpentakosta
Lambang/Logo : Lidah-lidah api dan burung merpati
Warna merpati : Putih Perak
Lidah-lidah api pinggirnya : Kuning

Arti:

Di sini, ke tujuh lidah api yang menyimbolkan ke tujuh suluh api yaitu tujuh Roh ALLAH (Wahyu 4:5) membentuk lingkaran yang menghadirkan kekalan, keabadian. Merpati yang menukik dan lidah api menunjuk kepada peristiwa pencurahan ROH KUDUS pada hari Pentakosta (Kisah Rasul 2:2-3).

Kenaikan Yesus Kristus

KRISTUS diakui sebagai Raja di atas segala raja dan TUHAN atas segala tuhan (1 Timotius 6:15). Pesta ini dirayakan dengan kemeriahan dan kegembiraan.

Warna Dasar : PutihKenaikan
Lambang /Logo : Salib dan mahkota kemuliaan
Warna Mahkota : Kuning
Warna Salib : Kuning

Arti:

Melalui penderitaan dan kematian KRISTUS, mahkota duri yang diletakkan di KepalaNYA, kini diganti dengan mahkota kemuliaan, yang menyatakan kemuliaan yang kini dinampakkam lewat peristiwa Kenaikan. Barang siapa yang percaya kepadaNYA dan setia sampai mati, iapun akan mendapat kehidupan itu. (band. Filipi 2:19-21; Wahyu 2:10)